Penyakit demam berdarah selalu menjadi problematika tiap tahunnya, terutama pada musim penghujan yang lembab. Demam berdarah pada dasarnya merupakan penyakit yang mudah untuk dicegah sebab penyebabnya telah pasti yakni gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Namun, penyakit ini sering berujung pada kematian pasien yang terinfeksi lebih dikarenakan faktor lalai dan lambat mengobati. Hal yang menjadi pemicu adalah kurangnya pemahaman mengenai
gejala demam berdarah itu sendiri. Terutama pada fase awal infeksi. Umumnya, orang-orang baru menyadari penyakit ini pada saat memasuki fase kritis.
Memahami Gejala Demam Berdarah
Berdasarkan gejala yang dialami oleh penderita, penyakit demam berdarah kemudian dibagi menjadi tiga klasifikasi. Masing-masing pembagian ini memiliki karakteristik gejala yang berbeda. Klasifikasi tersebut dimulai dari Demam Berdarah Klasik,
Demam Berdarah Dengue Hemoragik, dan Sindrome Syok Dengue.